Waspada, Kenali Tanda Heatstroke saat Wisata
Tidak semua orang menyukai udara dingin. Beberapa orang lebih menyukai udara yang panas, sehingga lebih memilih wisata saat musim panas ketika pergi ke negara dengan 4 musim. Apakah kamu juga termasuk di antaranya?
Sebenarnya, berwisata saat musim dingin maupun musim panas bukanlah masalah, selama tubuhmu bisa menyesuaikan diri. Namun, suhu yang cukup tinggi saat musim panas terkadang meningkatkan risiko terjadinya heatstroke. Kondisi ini sangatlah berbahaya karena bisa menimbulkan berbagai komplikasi.
Berbagai Gejala Heatstroke
Dalam kondisi normal, suhu tubuh manusia umumnya lebih dari 35 hingga 37 derajat celcius. Namun, ketika seseorang mengalami heatstroke maka suhu tubuhnya bisa meningkat hingga 40 derajat celcius atau lebih. Kondisi ini merupakan sesuatu yang serius karena penanganan yang terlambat bisa menyebabkan penderitanya mengalami koma.
Untuk mencegah terjadinya komplikasi akibat heatstroke, ada baiknya jika kamu mengenali berbagai gejalanya:
- Sakit kepala
- Tubuh terasa panas dan tidak nyaman
- Kulit memerah dan kering
- Jantung berdebar kencang
- Merasa bingung dan mudah marah
- Mual dan muntah
Mungkin kamu mengira bahwa orang yang mengalami heatstroke akan mengeluarkan keringat karena suhu yang panas. Namun ternyata hal tersebut tidaklah benar. Bahkan, penderita heatstroke bisa tidak mengeluarkan keringat sama sekali, terutama jika penyebabnya adalah karena terpapar cuaca panas.
Cara Mencegah Terjadinya Heatstroke
Sebenarnya heatstroke adalah kondisi yang bisa kamu cegah saat berwisata. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan:
- Penuhi kebutuhan cairan tubuh dengan mengonsumsi air yang cukup.
- Gunakan pakaian yang dapat menyerap keringat saat berwisata.
- Persiapkan payung untuk melindungi diri jika berada di bawah terik matahari yang terlalu panas.
- Batasi aktivitas saat berwisata agar tubuh tidak terlalu lelah.
Cara Mencegah Komplikasi Heatstroke
Sementara untuk mencegah komplikasi akibat heatstroke adalah dengan memahami berbagai gejala heatstroke seperti yang telah disebutkan di atas. Dengan mengenalinya, kamu bisa segera mengambil tindakan tepat sebelum kondisimu semakin parah. Beberapa langkah yang perlu dilakukan yaitu:
- Segera cari ruang dengan pendingin untuk membantu menurunkan suhu tubuh.
- Segera minum air untuk memenuhi cairan tubuh.
- Pakailah kompres dingin untuk menurunkan suhu tubuh.
Namun, ketiga langkah tersebut hanyalah pertolongan darurat. Kamu tetap disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Bagi kamu yang menggunakan asuransi, bisa menggunakan manfaat asuransi perjalanan berupa biaya pengobatan jika sakit selama berwisata. Jadi, kamu tetap bisa mendapatkan penanganan dokter tanpa khawatir mengenai masalah biaya.